Viral Video Berhubungan Badan, Muda-Mudi Itu Ternyata Hanya Pacaran

Stasiunberita – Belum lama ini beredar video pasangan kekasih sedang berhubungan badan di sebuah Hotel wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Keduanya diketahui berinisial DA, 25, dan MI,25, langsung dibawa ke Mapolsek Kembangan untuk dimintai keterengan.

Beredarnya video adegan pasangan kekasih ini lantaran hordeng kamar hotel tidak ditutup. Sehingga masyarakat luas dapat menyaksikannya dari luar hotel. Keterangan yang didapat dari Kapolsek Kembangan Kompol Imam Irawan, pihaknya langsung mendatangi hotel tersebut.

 

Baca Juga : VIRAL VIDEO Hana Hanifah Bersama 3 Lelaki, Ditonton Hampir 100 Ribu,Ternyata Begini

 

Polsek Kembangan bertindak cepat merespon informasi video dan berhasil memeriksa orang yang diduga ada di vidio. Terkuak bahwa yang bersangkutan mengaku tidak menyadari kalau hordeng kamar hotelnya terbuka. “Orang tersebut masih pacaran sama-sama belum menikah. Dan tidak menyadari kalau hordengnya terbuka,” kata Kompol Imam saat dihubungi, Sabtu (25/7).

Menurutnya, kedua orang yang melakukan hubungan badan itu tidak dikenakan pasal perzinaan. Sehingga, keduanya tidak ditahan. “Asas legalitas, seseorang yang melakukan hubungan seks dengan pacarnya atas dasar suka sama suka (keputusan bersama), dan keduanya telah dewasa, tidak dapat dijerat pasal perzinaaan,” pungkasnya.

Sementara, Camat Kembangan Joko Mulyono menambahkan pihaknya belum mendapat laporan terkait perizinan Hotel tersebut. Sebelumnya, ia sudah menghubungi Kepala PTSP Kecamatan Kembangan untuk mengecek. “(Ijin hotel) Mau dicek lagi hari senen,” jawabnya singkat.

Baca Juga : SPG Cantik Penjual Sapi Yang menggoda, Ternyata Begini Cara Kerja Mereka

 

Bisnis operator hotel tersebut diketahui berbasis daring. Sebelumnya bisnis hotel seperti itu sempat disinggung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Perusahaan ini dinilai mencampuradukkan usaha akomodasi dengan indekos sehingga mengganggu iklim industri perhotelan. Operator penginapan dan hunian sewa itu menerapkan model bisnis ekonomi berbagi. Namun, aturan yang mendasari bisnis itu belum ada.

Akibatnya, bisnis indekos dimanfaatkan untuk penginapan atau akomodasi. Padahal, usaha akomodasi wajib memiliki perizinan akomodasi dan tanda daftar usaha pariwisata, serta membayar pajak.