Siswi SMK Diperkosa Bergilir Oleh Mantan kekasihnya Dan Teman Mantannya

 

StasiunBerita – Siswi SMK di Kawasan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, diduga diperkosa oleh mantan kekasihnya dan dua temannya. Gara-gara diperkosa, korban kini hamil dan usia kandungannya 8 minggu.

“Korban hamil dua bulan,” ujar kuasa hukum korban, Hardiyan Saksono di Mapolres Jakarta Timur, Kamis (12/12/2013).

Hardiyan mengatakan peristiwa memilukan tersebut terjadi dua kali. Aksi bejat pertama korban diperkosa oleh mantan kekasihnya di gedung sekolah siswa tersebut belajar.

“Peristiwa pertama 24 Agustus, korban dipanggil oleh mantan kekasihnya T, kemudian korban di bawa ke lantai 7 sekiranya di kamar mandi perempuan korban langsung diperkosa,” ujarnya.

Dikatakan kuasa hukumnya, ketika itu korban tengah datang bulan. Meski begitu tersangka yang merupakan mantan kekasih korban tetap melakukan aksi bejatnya.

“Peristiwa kedua korban diajak makan oleh mantan kekasihnya pada tanggal 28 September. Korban pun diajak ke kostan rekan tersangka. Baru ngobrol setengah jam korban ditarik mantan kekasihnya ke dalam kamar kostan,”

Kala itu kedua rekan tersangka yang berinisial A dan P mempergoki kelakuan bejat pelaku yang meniduri korban. Kepalang malu akan perbuatannya, pelaku T pun berusaha menyogok kedua rekannya dengan uang Rp 200.000.

“Tapi sogokan pelaku T, tidak diterima oleh kedua rekannya. Kedua rekan tersangka malah minta jatah. Karena takut ancaman akan diarak keliling kampung, pelaku malah menuruti permintaan kedua rekannya,” tuturnya.

Hardiyan mengatakan ketika itu korban langsung diikat kedua tangan dan kakinya. Korban pun diperkosa secara bergilir.

“Korban diperkosa 3 kali oleh masing-masing pelaku,” ungkapnya.

Tak Mau Lagi Sekolah
Akibat pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh mantan kekasihnya, siswi SMK tersebut syok dan tidak mau kembali ke bangku sekolah.

“Sudah dua bulan terakhir korban tidak mau kembali sekolah, karena kondisi piskologis korban yang terguncang,” ujar kuasa hukum korban Herdiyan Saksono saat ditemui di Mapolres Jakarta Timur, Kamis.

Baca Juga : Paksa Pacar Layani Nafsu,Mahasiswa Ini Ancam Sebarkan Video Mesumnya Dengan Pacar

Pihaknya pun telah mencoba berbagai cara membujuk korban. Namun rasa trauma yang dialami korban lebih kuat.”Kami mencoba untuk membesarkan hati korban, supaya berangkat sekolah. Tapi dia tetap tidak mau karena takut diperkosa kembali,” imbuhnya.

Herdiyan mengatakan dirinya telah meminta keringanan dari pihak sekolah. Namun semenjak kasus terungkap pihak sekolah berusaha menutup-nutupi. “Kami sudah mengirim surat undangan pertemuan, tetapi tidak direspon. Kami datangi, baru ketemu sama kepala sekolah. Mereka benar-benar menutupi tidak mau kasih informasi,” ujar Herdiyan.

Menurutnya pihak sekolah harus melindungi siswa didiknya. Sementara ketiga pelaku mendapat sanksi berat. “Seharusnya sebagai lembaga pendidikan secara logika mengayomi dan mendidik. Penegakan hukum mesti dikedapankan. Bukan mediasi bukan menutupi. Padahal sekolah sudah tahu tapi tidak langsung membawa ini ke proses hukum,” ungkapnya.***