Siapa Sangka, Kebun Ganja Berada di Perut Bumi, Nilainya Mencapai Rp 19 Miliar

Siapa yang pernah Bonus Poker Online membayangkan bahwa di perut bumi ternyata ada kebun narkotika jenis daun ganja.

Nilai kebun yang juga sebagai pabrik pengolahan narkotika tersebut mencapai Rp 19 Miliar.

Dalam beberapa kasus, memang kita sering menemukan ganja ditanam secara sembunyi-sembunyi.

Ada yang ditanam di dalam apartemen, ada yang ditanam di sebuah laboratorium khusus, ada pula yang tersembunyi dibalik bukit.

Nah, yang satu ini lebih unik lagi, ganja ditanam di sebuah terowongan bawah tanah, yang terletak di bawah bumi.

Perut Bumi Lahan Ganja

Siapa

Menurut Daily Mail, ini adalah salah satu kebun ganja terbesar di dunia yang pernah ada.

Awal mula tempat ini diketahui adalah ketika 2015 sekelompok penjelajah di kawasan tersebut melihat ada listrik yang terhubung di sana.

Kecurigaan tersebut mengarahkan salah satu petugas untuk melakukan penyelidikan terkait aktivitas tak wajar di lokasi tersebut.

Terowongan ini merupakan bagian dari bekas tambang batu kapur yang meliputi wilayah seluas sekitar 10 acre atau sekitar 40 ribu meter persegi.

Petugas mulai menjelajahi tambang setelah mengungkap sarang narkoba dan mengatakan mereka menemukan lebih banyak tempat di mana ganja sedang tumbuh di bawah tanah.

Pada 2015 sekelompok penjelajah melaporkan bahwa situs itu telah ditutup selama bertahun-tahun, tetapi baru-baru ini kepolisian menemukannya terbuka lebar.

Tidak hanya terbuka, tetapi listrik dan lampu di lokasi tersebut juga dalam kondisi menyala dengan terang.

Seorang penjelajah mengklaim dia telah “Diserang secara fisik oleh beberapa preman dengan menggunakan tongkat baseball, yang menuduhnya melanggar wilayah.”

Setidaknya tiga pria dipenjara setelah polisi menemukan 4.425 tanaman di 20 kamar dengan potensi menghasilkan panen 1,25 juta poundsterling (sekitar Rp24,2 milliar) per tahun.

Selain tambang Bradford-on-Avon ada banyak tambang dan pertambangan di Cotswolds Wiltshire yang berasal dari abad-abad sebelumnya.

Bekas-bekas tambang ini telah diubah mulai dari untuk menyimpan jutaan botol anggur vintage sampai pusat komunikasi intelijen Inggris.

Penambangan berhenti pada akhir abad ke-19 dan terowongan digunakan oleh Kantor Perang pada 1939 untuk menyimpan peralatan angkatan laut.

Tambang yang digunakan untuk menyimpan peralatan di Perang Dunia II dan kemudian menjadi peternakan jamur untuk sup Heinz tutup pada 2010 lalu.Bonus Poker Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *