Seorang Juru Kamera di Arena Mobil Balap Tertabrak Dan Luka Parah

Seorang Juru Kamera di Arena Mobil Balap Tertabrak Dan Luka Parah

StasiunBerita – Soni Farhan (34), seorang juru kamera asal Jakarta tertabrak salah satu mobil peserta yang mengikuti kejuaraan, saat sedang merekam seri ke-3 Kejuaraan Nasional Slalom Auto Gymkhana 2019, yang digelar di Kawasan Alun-alun Kota Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (7/9/2019).

Kejadian bermula ketika Honda Brio yang dikemudikan Ildo, pembalap asal Yogyakarta, tergelincir.
Mobil yang dikemudikan Ildo menabrak batas penonton saat melaju di putaran ketiga.

Saat itu, Farhan yang tengah sibuk merekam di balik pembatas sirkuit tertabrak hingga terpental.
Ia mengalami luka di lutut, bagian kaki, dan mulut.

Akibatnya, Farhan harus dilarikan ke rumah sakit setempat. Sementara, Ildo yang berada di balik kemudi tidak mengalami luka.

Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Auto Gymkhana Abdul Kadir menduga, saat pengemudi melintas di putaran ketiga, pembalap sempat kehilangan konsentrasinya, sehingga mobil berada di luar kendali.

 

BACA JUGA : Seorang Siswi Alami Kelumpuhan Karena Candaan Tarik Kursi Oleh Temannya

 

Berikut Cuplikan Video:

“Insiden itu kemungkinan karena tidak konsentrasi. Sebab, untuk mobil slalom, ban belakang harus dikunci, mungkin dia tidak fokus. Korban dibawa ke rumah sakit Kardinah, karena mengalami luka di kaki dan mulut, sehingga gigi bagian depan korban rontok,” kata Abdul Kadir.
Peristiwa itu mendapat tanggapan dari pembalap lain.

Menurut salah satu peserta, Herdiko, peristiwa itu diduga karena keberadaan aspal baru di tengah sirkuit yang masih licin.

“Itu kan di tengah-tengah ada aspal baru. Kemungkinan licin dan ada pasir,” ungkap Herdiko, salah satu pembalap Toyota Team Indonesia (TTI).

Adapun, Kejuaraan Nasional Putaran 3 Slalom Auto Gymkhana di Alun- alun Kota Tegal, diikuti lebih dari 200 pembalap se-Indonesia. Saat ini, kejuaraan masih berlangsung dan diprediksi akan selesai hingga Sabtu dini hari nanti.