Berpisah dengan Liliyana Natsir

Raket

Raket-Liliyana Natsir menghadirkan kesempatan terakhir bagi para penggemar untuk menonton aksinya di lapangan sebagai pebulutangkis. Di final Indonesia Masters tahun ini, di Istora hari ini.

Liliyana sudah memikirkan rencana gantung raket setelah musim BWF 2018 berakhir. Namun kemudian Liliyana berubah pikiran dan bersedia main di Indonesia Masters 2019 yang akan benar-benar jadi turnamen terakhir dalam karier bermainnya raket Liliyana.

Di hari Minggu ini, Liliyana sudah disiapkan tempat untuk menggelar pesta perpisahannya bermain raket, tak peduli ia lolos ke final atau kalah di babak pertama.

Namun Liliyana kembali membuktikan bahwa dirinya sampai kapanpun adalah atlet bermental juara. Ketika ia turun bertanding di lapangan, maka ia tak mau hanya sekadar bermain tanpa tujuan. Liliyana ingin tampil maksimal dan keluar lapangan tanpa ada hal yang disesalkan.

Liliyana benar-benar mendapatkan hari perpisahan yang diinginkannya. Tak hanya sekadar berbicara dan berkata-kata, melainkan juga mengayunkan raket di laga final, di hadapan pencinta bulutangkis Indonesia.

Sudah jauh jalan yang ditempuh oleh Liliyana Natsir, sudah banyak jejak-jejak manis yang ditinggalkan olehnya

ketika bermain raket.

Siap atau tidak, Bulutangkis Indonesia dan penggemarnya harus berpisah dengan Liliyana Natsir sang pemain raket hari ini.

baca juga : Ahok Jajal Simpang Susun Semanggi untuk Pertama Kali

Lagu ‘Auld Lang Syne’ adalah salah satu lagu paling populer di dunia yang berasal dari Skotlandia. Lagu tersebut diilhami dari sajak yang ditulis Robert Burns meskipun asal mulanya tidak sepenuhnya dari Burns. Lagu ini banyak diartikan ke berbagai bahasa, mulai dari Korea hingga India.

Lagu ‘Auld Lang Syne’ banyak dinyanyikan di momen menyambut pergantian tahun dan juga momen perpisahan seseorang. Lagu ini juga populer di jambore pramuka pada acara api unggun yang digelar di malam terakhir jelang jambore berakhir.

Tema lagu tentang perpisahan adalah salah satu tema yang paling menarik dan abadi. Lagu-lagu tentang perpisahan ada dari zaman ke zaman. Tak pernah basi dan bahkan berpotensi jadi lagu yang abadi, lagu yang tetap menawan mengiringi perkembangan zaman.

Berbicara tentang perpisahan, Indonesia tengah bersiap kehilangan salah satu mutiara yang dipunya, salah satu atlet terhebat yang pernah dimiliki Merah Putih. Ya, Indonesia akan kehilangan Liliyana Natsir.

Liliyana Natsir mengucap pisah pada bulutangkis, olahraga yang membesarkan namanya. Olahraga yang membuat Liliyana Natsir mengharumkan nama Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *