Pria Paruh Baya Ini Nekat Ingin Menikahi Anak Gadisnya Sendiri

Pria Paruh Baya Ini Nekat Ingin Menikahi Anak Gadisnya Sendiri

StasiunBerita, Jakarta – Pria berinisial TDT ini dilaporkan membawa kabur H yang merupakan anaknya sendiri. Pria itu berniat menikahi anak gadisnya. Diketahui, alasan TDT melakukan pernikahan sedarah adalah karena sang anak hamil di luar nikah. Jabang bayi yang dikandung itu merupakan hasil hubungan gelap antara ayah dan anaknya selama dua tahun terakhir.

Pihak kepolisian kemudian turun tangan dan meringkus TDT yang tinggal di Kecamatan Galesong. Ia ditangkap beberapa waktu lalu sebelum pernikahan sedarah itu berlangsung. Peristiwa menghebohkan ini awalnya terungkap setelah istri TDT curiga dengan gelagat suami dan anaknya. Tiba-tiba saja keduanya kabur dari rumah.

“Ibunya curiga suami dan anaknya tiba-tiba hilang. Lalu ia lapor ke Polres Takalar,” ungkap Kanit PPA Polres Takalar, AIPDA Suanto. Setelah tiga pekan dilakukan pencarian, polisi akhirnya menemukan tempat persembunyian ayah dan anak ini di sebuah indekos di Kabupaten Pangkep.

 

BACA JUGA : 2 Orang Wanita Ini Viral Setelah Mandi Dan Keramas Sambil Mengendarai Motor

 

Kepada polisi, TDT mengaku jika dirinya telah bersetubuh dengan anak gadisnya sendiri. Hubungan terlarang itu terjalin selama dua tahun dan dilakukan setiap istrinya tidak di rumah. “Dari pengakuan si anak sejak masih SMP sudah digauli baik siang maupun malam. Kita menduga ada unsur paksaan,” jelas Suanto.

Hasil hubungan ini membuat H hamil. Inilah alasan TDT membawa kabur putrinya karena ingin bertanggung jawab dengan cara menikahinya. “Si anak hamil 6 bulan. Kita juga melakukan pendampingan psikologis karena trauma,” ujar Suanto.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Takalar, Hasid Hasyim Palagai pun angkat bicara soal peristiwa ini. Hasid menegaskan apa yang dilakukan TDT adalah perbuatan melanggar agama.

“Jelas ini haram. Ini kan pernikahan sedarah dan dilarang dalam agama Islam,” jelas Hasid. Tak hanya itu, Hasid menyebut pernikahan sedarah juga dilarang oleh negara. Apalagi dalam dunia medis, pernikahan sedarah sangat membahayakan keturunan.