Pria Asal Purworejo Menganiaya Seorang Pendeta di Dalam Gereja

Pria Asal Purworejo Menganiaya Seorang Pendeta di Dalam Gereja

StasiunBerita, Purworejo – Seorang warga Kelurahan Kledung Kradenan Rt 04 Rw 04, Kecamatan Banyuurip, harus menderita luka di bagian perut akibat sabetan senjata tajam. Luka itu didapat akibat penganiayaan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, korban merupakan seorang Pendeta bernama Yeremia Kasto Mantoko (60). Ia dianiaya oleh MA (21) saat melakukan bersih-bersih di Gereja Pantekosta Indonesia di desa setempat, pada Rabu (2/10/2019) sekitar pukul 16.00 Wib.

Kejadian bermula saat korban sedang melakukan kegiatan bersih-bersih didalam Gereja, pelaku medatangi korban dengan membawa senjata tajam berupa parang dengan panjang sekitar 50 cm. Dalam aksinya pelaku memukulkan parang tersebut ke pagar besi depan gereja, pelaku kemudian berjalan masuk halaman gereja.

 

BACA JUGA : Duel Dengan Anak Tiri, Pria Ini Harus Kehilangan Nyawa

 

“Kemudian Korban mendatangi pelaku dan menanyakan maksud tujuannya, namun tidak dijawab oleh pelaku, dan tiba-tiba pelaku mengayunkan parang tersebut ke arah korban,” terang saksi Triono Slamet Sugiharto (46) saksi mata yang merupakan tetangga korban yang juga angota polisi.

Lanjut Triono, karena takut, korban masuk ke dalam gereja untuk mengamankan diri, namun dikejar oleh pelaku sambil menyerang korban dengan senjata tajam hingga mengenai bagian perut sebelah kiri, lengan tangan kiri dan kepala bagian kanan.

“Mendengar ada keributan dan teriakan minta tolong, saya masuk kedalam gereja dan menyelamatkan korban. Selanjutnya pelaku berikut senjata yang digunakan, kita amankan ke Polres Purworejo,” terang Triono.

 

BACA JUGA : Ngeri, Pria Ini Viral Karna Menghapus Tattoo-nya Dengan Parutan Keju

 

Sedangkan korban yang mengalami luka cukup parah harus dilarikan ke RS Purwa Husada Purworejo untuk dilakukan perawatan.

Sementara itu, menurut Kapolres Purworejo AKBP. Indra Kurniawan Mangunsong, saat dihubungi melalui telepon menjelaskan, untuk motif penganiayaan ini masih dalam penyelidikan. Namun menurut keterangan warga sekitar, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan. Saat ini pelaku berada di Rs.dr Tjitrowardojo untuk dilakukan pemeriksaan.

“Saat ini pelaku sedang dalam pemeriksaan di RSUD, apakan pelaku benar memiliki gangguan jiwa apa tidak, jika setelah dilakukan pemeriksaan ternyata tidak terbukti memiliki gangguan jiwa, akan kita proses sesuai hukum yang berlaku, ” ungkap Kapolres.