Kasus Video Mesum Live di Facebook, Pelapor Ternyata Bukan Istri Sah

Bali – Kasus video mesum yang direkam live via media sosial Facebook oleh Desak Gina di penginapan Ume Sari, Desa Anturan, Lovina, Singaraja, beberapa waktu lalu, tampaknya tidak bisa berlanjut ke meja hijau.

Kepastian itu didapat setelah Unit PPA Reskrim Polres Buleleng tidak memiliki alat bukti yang cukup untuk memproses laporan Desa Gina ke polisi.

Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarajaya mengaku, laporan pengaduan yang dilakukan oleh Desak Gina kepada Polres Buleleng terkait video mesuk yang diduga dilakukan oleh suaminya, tidak cukup bukti.

Desak Gina yang melaporkan kasus tersebut ke polisi diduga bukan istri sah. Sebab, dia tidak bisa menunjukkan buku nikah.

“Kami sudah selidiki kasus tersebut. Desak Gina dengan laki-laki tersebut belum memiliki akta perkawinan sebagaimana pasangan suami dan istri yang diatur dalam undang-undang perkawinan,” papar Iptu Gede Sumarajaya, Jumat (20/09/2019).

Baca Juga : Film Gundala Diberi Sanksi, Joko Anwar Dukung Bubarkan KPI

“Karena tidak cukup alat bukti, sehingga kami tidak dapat melanjutkan kasus tersebut,” tambahnya.

Terkait viralnya video mesum tersebut di media sosial sejauh ini belum ada yang merasa keberatan dan belum ada yang melapor.

“Sehingga kami juga belum bisa kami melanjutkan kasus ini,” jelasnya.

Sebelumnya Desak Gina melaporkan kasus dugaan adanya berjinahan dilakukan oleh pasangannya kepada wanita lainnya Senin lalu (13/9) dalam bentuk laporan pengaduan.

Desak Gina kala itu mendapati sang sumi berselingkuh dengan wanita idaman lain alias WIL alias pelakor dalam satu kamar Penginapan Ume Sari, di Desa Anturan, Buleleng, pada Agustus lalu.