Heboh! Wanita Asal Lampung Berhubungan Intim dengan Ayah Kandungnya, Terungkap Fakta Kelam. .

Lampung

Wanita asal Kalianda, Lampung Selatan berinisial PR (18), diketahui telah berhubungan intim dengan ayah kandungnya sendiri.

Perbuatan tersebut ia lakukan karena mendapat paksaan dan ancaman dari suami sirinya, K.

K ternyata tak hanya memaksa PR untuk berhubungan intim dengan ayahnya, ia juga dipaksa untuk melayani nafsu teman dan anak kandung K.

K sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Lampung Selatan karena menyebarkan video mesum tersebut melalui pesan WhatsApp.

K saat ini sedang mendekam di Lapas Kelas IIA Metro karena tersandung kasus narkoba.

K menyuruh PR melakukan video call saat sedang berhubungan intim dengan orang-orang tersebut.

Namun, K meminta PR menyembunyikan ponsel yang digunakan untuk video call.

“K memerintahkan PR merekam (video call) saat sedang berhubungan intim dengan orang lain.

Dimana HP yang dipakai untuk merekam disimpan dalam sebuah tas yang sudah diberi lubang dan digantung di tempat tertentu atau hidden camera,” terang Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan saat menggelar ekspose di mapolres setempat, Senin, 21 Januari 2019.

BACA JUGA : Papua,Diserang OPM saat Distribusi Logistik, 1 Anggota TNI Tewas Tertembak.

Belum cukup sampai di situ, PR juga mengaku dipaksa oleh K untuk melakukan video call sambil masturbasi.

Kepada polisi, PR mengaku sangat tertekan dengan semua yang dialaminya.

PR terpaksa melakukan itu semua karena selalu mendapat ancaman dari K.

Jika tidak mau memenuhi permintaannya, K mengancam menyebarkan rekaman video tidak senonoh yang dilakukan PR atas perintah K.

Itulah alasan PR memutuskan hubungan komunikasi dengan K dan pergi ke Jawa.

“Tersangka mengancam PR akan menyebarkan video jika tidak menuruti permintaannya.

Tetapi PR merasa tertekan dan memutuskan untuk tidak lagi berkomunikasi dengan tersangka.

PR pergi ke Jawa pada akhir Desember 2018 lalu,” jelas Syarhan.

Itulah awal mula beredarnya video hubungan intim PR dan ayah kandungnya.
Selain menetapkan K sebagai tersangka penyebar video, kata Syarhan, polisi juga telah memeriksa beberapa saksi dalam kasus ini.

“Untuk saat ini kita baru menetapkan K sebagai tersangka.
Kita masih mendalami kasus ini lebih lanjut,” terang mantan Kapolres Pesawaran itu.

Tersangka akan dijerat dengan pasal 35 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *