Digrebek warga 9 Pasang ABG Kumpul Kebo di Rumah Kosong dan Hendak melakukan Hubungan mesum

saat bulan Ramadan dan pandemi Corona, bukannya taubat dan berdiam diri di rumah. Sembilan orang Anak Baru Gede (ABG) ini malah kumpul kebo di rumah kosong.

Padangkita.com – Ada-ada saja kelakuan anak baru gede zaman sekarang. Kemarin publik dibuat geram dengan aksi remaja yang berkumpul dan konvoi merayakan kelulusan di tengah pandemi covid- 19.

Sekarang sembilan remaja di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), digerebek petugas gabungan di dalam rumah kosong pada Sabtu (9/5/2020) malam. Mereka diduga akan menggelar pesta seks.

Para remaja ini terdiri dari tiga wanita dan enam pria.

 

Aksi mereka terbongkar saat ada warga melapor ke polisi atas didugaan kumpul kebo.

Mereka berada di rumah kosong itu saat malam hari, ketika warga akan beristirahat.

Mulanya warga curiga dengan aktivitas mereka karena mereka berada di rumah kosong wilayah Kelurahan Salekoe, Kecamatan Wara Timur.

Selain sedang bulan Ramadan, mereka berkumpul saat pandemi virus corona di Kota Palopo.

 

Baca Juga : Foto seorang wanita cantik penjual es buah mendadak viral di media sosial

 

Bhabinkamtibmas Salekoe, Aiptu Abdul Liso mengatakan, para remaja itupun diberikan sanksi dan pembinaan di Kantor Kelurahan Salekoe.

Mereka diminta memanggil orang tua atau wali masing-masing.

“Untuk remaja pria kami beri sanksi juga hukuman push-up,” kata Aiptu Abdul di Kota Palopo, Sulsel, Minggu (10/5/2020).

Tindak tegas ini diambilnya. Karena menurut dia, praktik prostitusi berkedok indekost di Kecamatan Wara Timur memang marak terjadi.

Belum lama satu pasang muda-mudi dinikahkan petugas karena remaja perempuan telanjur hamil karena kumpul kebo dengan pacarnya.

 

Baca Juga : Mesum di Rumah Kosong Saat Puasa, Sepasang Kekasih Keciduk Warga

 

Dia mengatakan, ada banyak prostitusi berkedok rumah kos di wilayah Wara Timur.

Lokasinya berada di gang-gang sempit, sehingga sulit dipantau petugas di lingkungan setempat.

Sementara itu masih di Sulawesi Selatan yaitu di Kota Makasar, petugas kepolisian melakukan penggerebekan di dua kamar hotel didapati enam remaja wanita telanjang bersama delapan pria.

Bahkan, keenam perempuan itu masih berusia di bawah umur. Mereka diduga PSK dari praktik prostitusi online.

Dalam penangkapan itu juga ditangkap suami istri yang berperan sebagai mucikari.