Buaya Pemangsa Manusia Berukuran 4 Meter Ditangkap Keluarga Korbannya

Buaya Pemangsa

Buaya pemangsa manusia ditangkap warga Kampung Bagara, Distrik Wayer, kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat, Senin (11/2/2019). Buaya pemangsa manusia ini berukuran 4 meter ini pernah memangsa manusia di wilayah Kampung Sungguer, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan.

Menurut keterangan warga, buaya tersebut diduga telah memangsa korban atas nama Ester Howay yang dilaporkan hilang pada 4 Januari 2019. Keluarga korban, Yeheskel Iek dan Dedy Neymar mengatakan, korban Ester Howay dimangsa buaya di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di kampung tersebut.

“Korban atas nama Ester Howay, dimangsa buaya pada tanggal 4 Januari 2019 lalu, saat turun ke kali Sungguer, tepatnya di tempat pembuangan sampah,” ujar Dedy Neymar.

Melihat kejadian itu, keluarga korban tidak terima dan berusaha mencari keberadaan buaya tersebut. Usaha itu pun berhasil, buaya itu akhirnya ditemukan. Yeheskhel Iek, keluarga korban dan Baltasar Aifufu berhasil menangkap buaya tersebut, tepatnya di kali Sangguer dekat tempat pembuangan akhir.

“Mungkin saat itu buaya sedang lapar dan mencari makan di kali Sungguer. Setelah kami lihat buaya itu, kami langsung mengepung dan menangkapnya menggunakan tali dan peralatan seadanya,” ujar Dedy Neymar.

BACA JUGA : Viral Video Memperbesar Penis, Berani Coba?

Keluarga sempat histeris ketika buaya dengan bobot hampir 1 ton itu, memuntahkan pakaian milik korban Ester Howay dari dalam perutnya. Akhirnya buaya tersebut, langsung di arak menuju rumah korban di kampung Bagaraga
oleh warga sekitar.

Petugas PPS Tasikoki berusaha menaklukan reptil berukuran panjang 4,4 meter dan lebar 90 centimeter itu.

Salah satu sisi pagar kandang berukuran sekitar 15 meter harus dijebol, agar buaya tersebut bisa diangkut ke mobil.
Evakuasi yang berlangsung selama sekitar tiga jam itu juga ikut dibantu oleh aparat TNI dan kepolisian.

“Tidak sembarang melakukan evakuasi, kita harus berhati-hati dan paham betul bagaimana seharusnya mempelakukan satwa liar,” ujar rescuer PPS Tasikoki, Noldy dilansir dari Kompas.com.