Terkuak, Diam-diam Ahok Jadi Vokalis Band Saat Berada di Dalam Penjara

Basuki

BasukiTjahaja Purnama alias Ahok sebentar lagi akan bebas dari penjara.

Ahok yang juga merupakan Mantan Gubernu DKI Jakarta akan bebas pada tanggal 24 Januari 2019 nanti.

Usai bebas dari penjara, Ahok disebut-sebut akan menikah dengan Bripda Puput Nastiti Devi.

Meski kabar tersebut masih simpang siur, satu yang pasti adalah mantan suami Veronica Tan tersebut hanya tinggal menunggu hari untuk menghirup udara bebas.

Namun siapa sangka selama 2 tahun mendekam di penjara, Ahok ternyata memiliki sebuah grup band.

Tak tanggung-tanggung, pria yang kini minta dipanggil Basuki Tjahaja Purnama atau BTP itu menjadi vokalis.

Hal ini seperti dikutip GridHot.ID, dari Kompas.com.

Terpidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama ternyata memiliki kelompok musik selama ditahan di Mako Brimob lebih kurang dua tahun.

Pria yang akrab disapa Ahok itu menamai band-nya seperti inisial namanya, yaitu BTP.

Kepanjangannya adalah “Band Teman Penjara”.

BACA JUGA : Papua,Diserang OPM saat Distribusi Logistik, 1 Anggota TNI Tewas Tertembak.

Hal ini diceritakan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

“Biasanya hanya main di ruang transit begitu kan. Jadi dia latihan buat mengisi waktu. Vokalnya memang masih hancur, tapi minimal tahu nada. Enggak false banget he-he-he,” ujar Djarot di kawasan Kemang, Selasa (22/1/2019).

Djarot mengatakan Ahok memang menjadi vokalisnya dalam band yang berisi teman-teman penjaranya itu.

Salah satu lagu yang cukup sering dimainkan oleh BTP ini adalah lagu “Bongkar” milik Iwan Fals.

Sejak mengenal Ahok, Djarot paham bahwa salah satu kelemahan Ahok adalah bernyanyi.

Sambil berseloroh, Djarot mengatakan suara Ahok tidak bagus.
Namun ini justru menjadi ciri khas band itu.

Djarot senang karena kekurangan ini justru digunakan Ahok untuk mengisi waktu luang di Mako Brimob.

Minta Dipanggil BTP Setelah Bebas, Ternyata Ini Arti Nama Ahok yang Menjadi Julukannya Selama Ini
“Dia senang-senang begitu untuk menguatkan dirinya. Artinya dia ini betul-betul saya lihat hebat ya. Teruji, enggak cengeng begitu lho. Kan ada yang cengeng dalam kondisi seperti ini meminta belas kasih,” kata dia.

Adapun, Ahok akan bebas pada 24 Januari 2019.

Dia sebelumnya divonis dua tahun penjara dalam kasus penodaan agama.

Ahok ditahan sejak vonis dibacakan pada 9 Mei 2017.

Ia tiga kali mendapat remisi hukuman, yakni 15 hari pada Natal 2017, 2 bulan pada Agustus 2018, dan 1 bulan saat Natal 2018.

Jelang kebebasannya, Ahok sempat menuliskan sebuah surat dari balik jeruji besi.

Dikutip dari Tribunnews, Jumat, (18/1) Surat dari Ahok itu ditulis pada Kamis (17/1) atau H-7 sebelum dinyatakan bebas.

Surat dari Ahok sepanjang satu lembar tersebut diunggah di akun Twitter @basuki_btp.

Dalam surat tersebut, Ahok meminta para simpatisan tak perlu menyambut kebebasannya.

Minta Dipanggil BTP Setelah Bebas, Ternyata Ini Arti Nama Ahok yang Menjadi Julukannya Selama Ini
Selain itu, Ahok juga mengucap syukur dirinya berakhir di penhara dibandingkan menjadi Gubernur Jakarta dalam Pilkada 2017 lalu.

Isi surat juga menyampaikan jikalau Basuki Tjahaja Purnama ingin dirinya tak lagi dipanggil Ahok.

Ia menginginkan dipanggil BTP saja dari pada Ahok.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *