Anak Dicabuli Ayah Kandung Selama 3 Tahun Sudah Melahirkan, Tapi kini Hamil Lagi

Stasiunberita –┬áSeorang ayah mestinya menjadi pelindung dan pengayom untuk anak-anaknya

Namun apa jadinya bila sang ayah sendiri yang

meruksan masa depan anak perempaun mereka. Ibaarat pepatah pagar makan tanaman

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan mengungkap fakta lain kasus pencabulan yang dilakukan ayah terhadap anak kandungnya di Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Andi mengatakan, korban AD (19) diketahui hamil lagi setelah melahirkan anak pertama akibati dicabuli ayah kandungnya YD (40).

Dari hasil penyidikan oleh Satreskrim Polres Kotabaru, usia kandungan AD diketahui sudah berumur 5 bulan.

“Korban ini sudah melahirkan anak laki-laki, ternyata hamil lagi dan saat ini usia kandungannya sudah berjalan 5 bulan,” ujar AKBP Andi Adnan saat dihubungi, Selasa (7/1/2020).

Menurut Andi, AD saat ini merawat anaknya bersama ibu kandungnya didampingi keluarga lainnya.

 

Baca Juga : Dihamili Sepupu, Remaja 14 Tahun Tambah Diperkosa Mertua

 

AD dan buah hatinya untuk sementara tinggal di rumah yang sebelumnya ditempati bersama tersangka YD di Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru.

“Anak itu kini dirawat oleh korban dan ibunya dan juga keluarganya di rumah yang dulu mereka tempati bersama ayahnya,” tambah Andi.

Di hadapan polisi, YD mengakui semua perbuatannya telah mencabuli anak kandungnya. YD mengaku melakukan perbuatan tersebut karena dipengaruhi minuman keras dan juga kerap menonton video porno.

Apalagi kata Andi, YD juga telah lama bercerai dengan istrinya sehingga tak ada tempat untuk melampiaskan hasratnya.

“Tersangka ini kan sudah lama bercerai dengan istrinya, tak ada lagi tempat melampiaskan nafsunya,” jelas Andi.

Diberhentikan Sementara sebagai PNS Diberitakan sebelumnya, seorang ayah di Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalsel tega mencabuli anak kandungnya sendiri.

Perbuatan tersebut dilakukan tersangka YD (40) selama 3 tahun terakhir hingga anaknya AD (19) hamil dan melahirkan.

Kasus ini terungkap saat AD sudah tak tahan lagi dengan perbuatan ayahnya dan melapor kepada ibunya. Tak terima, ibu korban melapor ke Polres Kotabaru.

Tak lama menerima laporan dari ibu korban, polisi kemudian berhasil menangkap YD di rumahnya tanpa perlawanan. Polisi akan menjerat YD pasal Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara.