ABG di Lampung Digilir 8 Pria Yang Baru Dikenalnya

ABG di Lampung Digilir 8 Pria Yang Baru Dikenalnya

StasiunBerita, Lampung – Sebanyak enam dari delapan pemerkosa ABG Lampung sudah diamankan polisi. Mereka adalah RI (32), AS (29), AA (23), BI (24), OP (25), dan TA (27). Dua diantaranya masih dalam buronan.

Dengan bantuan masyarakat dan Satreskrim bekerja semaksimal mungkin dan akhirnya membuahkan hasil. Aparat kepolisian berhasil mengamankan enam orang, Kata Kapolres Pesawaran AKBP Popon saat didampingi Kasat reskrim AKP Enrico Donald Sidauruk.

Peristiwa itu terjadi bermula ketika korban berkenalan dengan AA melalui sebuah aplikasi Facebook. Setelah beberapa hari tersangka dan korban AA kemudian mengajak korban ke rumah AA.

 

BACA JUGA : Beredar Video Syur Penyanyi Dangdut Cupi Cupita di Media Sosial

 

 

Pada saat tersangka mengajak ke rumahnya korban yang tidak curiga mengiyakan ajakan pelaku. Sesampainya di rumah pelaku korban langsung dirudapaksa sama pelaku. Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya pelaku langsung menghubungi rekan-rekannya.

Setelah dihubungi rekan-rekan AA pun berdatangan secara gantian memperkosa korban selama dua malam. Selama itulah korban di sekap dan dijadikan pemuas nafsu para pemuda tersebut selama dua malam.

Korban lalu diantar pelaku di sebuah tempat pesawaran setelah puas melampiaskan nafsu mereka. Setelah lolos dari para pelaku korban langsung menghubungi keluarganya untuk dijemput. Korban yang dijemput langsung menceritakan apa yang terjadi pada dirinya.

 

BACA JUGA : Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Bermain HP di Dalam Kelas

 

 

Keluarga korban yang tidak terima apa yang dilakukan pelaku terhadap putrinya. Korban lalu diantar sama keluarganya melaporkan kepada polisi Pesawaran atas kejadian yang dialaminya. Aparat yang menerima laporan tersebut langsung bergerak untuk mengamankan pelaku.

Saat ini enam tersangka sudah diamankan dan akan dimintai keterangan lebih lanjut. Atas perbuatan para pelaku akan dijerat dengan pasal 81 UU Nomor 17/2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 Tahun penjara.